<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Menembus Keterbatasan</title>
	<atom:link href="http://cakfu.info/2007/09/menembus-keterbatasan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cakfu.info/2007/09/menembus-keterbatasan/</link>
	<description>Berbagi Gagasan untuk Membangun Kesetaraan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Nov 2011 11:06:04 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: marina artiyasa</title>
		<link>http://cakfu.info/2007/09/menembus-keterbatasan/comment-page-1/#comment-10087</link>
		<dc:creator>marina artiyasa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 07:53:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=49#comment-10087</guid>
		<description>&lt;p&gt;subhanallah...membaca tulisan2 cakfu saya jadi lebih bersyukur bahwa Allah sayang pada kita semua.......doa saya untuk semua&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanallah&#8230;membaca tulisan2 cakfu saya jadi lebih bersyukur bahwa Allah sayang pada kita semua&#8230;&#8230;.doa saya untuk semua</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tulus Budi</title>
		<link>http://cakfu.info/2007/09/menembus-keterbatasan/comment-page-1/#comment-8161</link>
		<dc:creator>Tulus Budi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 09:14:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=49#comment-8161</guid>
		<description>&lt;p&gt;semoga tulisan ini bisa meningkatkan motivasi bagi penyandang difabel yang laen untuk menatap masa depan dan mencari inti&amp;makna hidup.... amien... ym: mas_tulus_bp@yahoo.com&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semoga tulisan ini bisa meningkatkan motivasi bagi penyandang difabel yang laen untuk menatap masa depan dan mencari inti&amp;makna hidup&#8230;. amien&#8230; ym: <a href="mailto:mas_tulus_bp@yahoo.com">mas_tulus_bp@yahoo.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Administrator</title>
		<link>http://cakfu.info/2007/09/menembus-keterbatasan/comment-page-1/#comment-7171</link>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jan 2008 15:11:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=49#comment-7171</guid>
		<description>&lt;p&gt;Terimakasih untuk semua teman yang telah memberi comment pada tulisan-tulisan di cakfu.info Maaf saya tidak dapat membalas keseluruhan comment dikarenakan keterbatasan akses internet yang saya miliki.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Salam&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Cak Fu&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih untuk semua teman yang telah memberi comment pada tulisan-tulisan di cakfu.info Maaf saya tidak dapat membalas keseluruhan comment dikarenakan keterbatasan akses internet yang saya miliki.</p>
<p>Salam</p>
<p>Cak Fu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: desi</title>
		<link>http://cakfu.info/2007/09/menembus-keterbatasan/comment-page-1/#comment-6683</link>
		<dc:creator>desi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2007 04:44:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=49#comment-6683</guid>
		<description>&lt;p&gt;Assalamualaikum...
saya baru menemukan web ini.terima kasih atas banyaknya motivasi yang tidak ternilai bwt saya.saya seorang yg juga difable..saat ini saya sedang   sekolah di Fak.Kedokteran di cimahi..do`akan lancar yaaa..mudah2an bisa ikut membantu menjadi dokter pribadi para difable...he2...semangattttt!!!!!Hiduplah untuk Alloh SWT..dan kita tidak akan merasa berat..insya Alloh..&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum&#8230;<br />
saya baru menemukan web ini.terima kasih atas banyaknya motivasi yang tidak ternilai bwt saya.saya seorang yg juga difable..saat ini saya sedang   sekolah di Fak.Kedokteran di cimahi..do`akan lancar yaaa..mudah2an bisa ikut membantu menjadi dokter pribadi para difable&#8230;he2&#8230;semangattttt!!!!!Hiduplah untuk Alloh SWT..dan kita tidak akan merasa berat..insya Alloh..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yung Mau Lim</title>
		<link>http://cakfu.info/2007/09/menembus-keterbatasan/comment-page-1/#comment-5664</link>
		<dc:creator>Yung Mau Lim</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Sep 2007 10:59:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=49#comment-5664</guid>
		<description>&lt;p&gt;Mari kita berkenalan Cak Fu,saya juga seorang pria difabel, 2kaki saya lumpuh karena sewaktu kecil saya terserang penyakit polio.Sekarang kaki saya sudah dipasang brace dan berjalan dengan menggunakan walker.
Hidup saya biasa2 saja,soalnya dari kecil sudah seperti orang ga difabel, saya bergaul, bermain-main dengan teman2 seperti anak normal lain.Lucunya lagi saya bisa bermain apa saja loh, seperti main kelereng, main layangan, pernah main sepakbola juga tapi cuma boleh jadi kiper ha5.Teman2 suka main dengan saya,sering ajak saya main dan pergi kemana-mana.Saya juga sekolah dan kuliah seperti orang normal lain.
Sewaktu kelas 1 SLTP saya udah mulai ngajar gratis,terutama teman2 adik saya yang sering berkunjung ke rumah.Kelas 2 SMU saya da benar2 ngjar les di rumah sampai sekarang.
Saya teringat sewaktu saya duduk di SMU sebenarnya saya ingin memilih jurusan IPS karena pada saat itu saya berpikir kondisi saya akan menjadi kendala jika saya masuk jurusan IPA terutama kegiatan praktikum, tetapi tidak dikabulkan walikelas saya.Bahkan beliau pernah memberi kesempatan beberapa hari untuk mencoba belajar di kelas IPS, ternyata guru saya itu benar,saya tidak betah di kelas IPS karena terlalu ribut,ga ada konsentrasi untuk belajar.Akhirnya saya masuk jurusan IPA, ga ada kendala sama sekali,semua berjalan seperti biasa.Sampai sekarang saya sudah menikah dan dikarunia 2 orang putra yang sehat mental dan fisik.Saya kira teman baru Cak Fu adalah orang hebat dan tidak difabel sama sekali.Selamat berjuang terus,orang2 seperti kita akan dapat mengubah kekurangan menjadi kelebihan.Semoga.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mari kita berkenalan Cak Fu,saya juga seorang pria difabel, 2kaki saya lumpuh karena sewaktu kecil saya terserang penyakit polio.Sekarang kaki saya sudah dipasang brace dan berjalan dengan menggunakan walker.<br />
Hidup saya biasa2 saja,soalnya dari kecil sudah seperti orang ga difabel, saya bergaul, bermain-main dengan teman2 seperti anak normal lain.Lucunya lagi saya bisa bermain apa saja loh, seperti main kelereng, main layangan, pernah main sepakbola juga tapi cuma boleh jadi kiper ha5.Teman2 suka main dengan saya,sering ajak saya main dan pergi kemana-mana.Saya juga sekolah dan kuliah seperti orang normal lain.<br />
Sewaktu kelas 1 SLTP saya udah mulai ngajar gratis,terutama teman2 adik saya yang sering berkunjung ke rumah.Kelas 2 SMU saya da benar2 ngjar les di rumah sampai sekarang.<br />
Saya teringat sewaktu saya duduk di SMU sebenarnya saya ingin memilih jurusan IPS karena pada saat itu saya berpikir kondisi saya akan menjadi kendala jika saya masuk jurusan IPA terutama kegiatan praktikum, tetapi tidak dikabulkan walikelas saya.Bahkan beliau pernah memberi kesempatan beberapa hari untuk mencoba belajar di kelas IPS, ternyata guru saya itu benar,saya tidak betah di kelas IPS karena terlalu ribut,ga ada konsentrasi untuk belajar.Akhirnya saya masuk jurusan IPA, ga ada kendala sama sekali,semua berjalan seperti biasa.Sampai sekarang saya sudah menikah dan dikarunia 2 orang putra yang sehat mental dan fisik.Saya kira teman baru Cak Fu adalah orang hebat dan tidak difabel sama sekali.Selamat berjuang terus,orang2 seperti kita akan dapat mengubah kekurangan menjadi kelebihan.Semoga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Indro Suprobo</title>
		<link>http://cakfu.info/2007/09/menembus-keterbatasan/comment-page-1/#comment-5645</link>
		<dc:creator>Indro Suprobo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Sep 2007 05:49:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=49#comment-5645</guid>
		<description>&lt;p&gt;Sesungguhnya, Cak Fu bukanlah orang cacat. Sejujurnya, CakFu adalah seorang pribadi, sahabat, teman belajar yang utuh buat saya. Sejujurnya pula, Cak Fu dan saya hanyalah memiliki sedikit perbedaan dalam kemampuan berjalan dengan kaki, kemampuan menaiki tangga masjid yang berlapis-lapis. Selebihnya adalah perbedaan relatif yang dalam proses waktu bisa berubah tanpa harus diperkirakan: selera bacaan, kebiasaan mengisi waktu luang, jenis rasa makanan kesukaan, kesanggupan berpikir, mengambil keputusan, membuat pilihan dsb.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sedikit perbedaan dalam kemampuan menaiki tangga masjid yang berlapis-lapis itulah yang menyebabkan saya dan Cak Fu saling membantu ketika hendak menjalankan shalat bersama di masjid Syuhada Jogja, beberapa tahun yang lalu. Pada saat shalat, juga hanya ada sedikit perbedaan dimana CakFu menjalankan shalat sebagai orang muslim, sementara saya menjalankan shalat yang sama namun sebagai orang katholik. Imamnya adalah Pak Mul yang sehari-hari bertanggungjawab berat sebagai sopir kantor. Ini ingatan yang indah bersama Cak Fu pada masa itu, sebelum akhirnya meninggalkan Jogja dan meluncur ke negeri Belanda.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menembus keterbatasan adalah tanggungjawab dan tantangan setiap orang, karena setiap orang selalu saja memiliki keterbatasan. Yang seringkali membedakan adalah bagaimana kegigihan setiap orang dalam menembus keterbatasan itu.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Tetapi sekarang ini saya mengamini bahwa sebagaian besar rakyat harus menanggung derita, kemiskinan, terpinggir, tanpa jaminan, rentan terhadap gusuran, tak bisa bayar biaya pendidikan dan kesehatan. Itu disebabkan oleh ulah orang-orang cacat, yakni mereka yang jahat yang suka merampas hak-hak rakyat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Salam hangat buatmu Cak Fu&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sesungguhnya, Cak Fu bukanlah orang cacat. Sejujurnya, CakFu adalah seorang pribadi, sahabat, teman belajar yang utuh buat saya. Sejujurnya pula, Cak Fu dan saya hanyalah memiliki sedikit perbedaan dalam kemampuan berjalan dengan kaki, kemampuan menaiki tangga masjid yang berlapis-lapis. Selebihnya adalah perbedaan relatif yang dalam proses waktu bisa berubah tanpa harus diperkirakan: selera bacaan, kebiasaan mengisi waktu luang, jenis rasa makanan kesukaan, kesanggupan berpikir, mengambil keputusan, membuat pilihan dsb.</p>
<p>Sedikit perbedaan dalam kemampuan menaiki tangga masjid yang berlapis-lapis itulah yang menyebabkan saya dan Cak Fu saling membantu ketika hendak menjalankan shalat bersama di masjid Syuhada Jogja, beberapa tahun yang lalu. Pada saat shalat, juga hanya ada sedikit perbedaan dimana CakFu menjalankan shalat sebagai orang muslim, sementara saya menjalankan shalat yang sama namun sebagai orang katholik. Imamnya adalah Pak Mul yang sehari-hari bertanggungjawab berat sebagai sopir kantor. Ini ingatan yang indah bersama Cak Fu pada masa itu, sebelum akhirnya meninggalkan Jogja dan meluncur ke negeri Belanda.</p>
<p>Menembus keterbatasan adalah tanggungjawab dan tantangan setiap orang, karena setiap orang selalu saja memiliki keterbatasan. Yang seringkali membedakan adalah bagaimana kegigihan setiap orang dalam menembus keterbatasan itu.</p>
<p>Tetapi sekarang ini saya mengamini bahwa sebagaian besar rakyat harus menanggung derita, kemiskinan, terpinggir, tanpa jaminan, rentan terhadap gusuran, tak bisa bayar biaya pendidikan dan kesehatan. Itu disebabkan oleh ulah orang-orang cacat, yakni mereka yang jahat yang suka merampas hak-hak rakyat.</p>
<p>Salam hangat buatmu Cak Fu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

