<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Inclusive Community (Sebuah Dekonstruksi Paradigma tentang Difabel)</title>
	<atom:link href="http://cakfu.info/2008/01/inclusive-community-sebuah-dekonstruksi-paradigma-tentang-difabel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cakfu.info/2008/01/inclusive-community-sebuah-dekonstruksi-paradigma-tentang-difabel/</link>
	<description>Berbagi Gagasan untuk Membangun Kesetaraan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 09:31:44 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: heru</title>
		<link>http://cakfu.info/2008/01/inclusive-community-sebuah-dekonstruksi-paradigma-tentang-difabel/comment-page-1/#comment-9186</link>
		<dc:creator>heru</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 03:21:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=67#comment-9186</guid>
		<description>&lt;p&gt;Cak Fu,
Penting untuk memasukkan unsur dukungan keluarga difabel dalam mewujudkan inclusive community. bagaimana masyarakat melihat difabel seringkali mengacu pada bagaimana keluarga difabel itu sendiri dalam menempatkan anggota keluarganya yang berkebutuhan khusus. Sebagian besar keluarga difabel justru seringkali menempatkan mereka sebagai sebuah beban atau karma, yang pada akhirnya membuat keluarga difabel &quot;menyalahkan&quot; difabel untuk kemudian tidak memperlakukannya dengan layak. Sifat tradisional masyarakat kita merupakan alasan utama munculnya pemikiran-pemikiran tersebut. atau kalo kita berbicara masyarakat modern, perbedaan hanya ada pada alasan penyebabnya, namun tidak pada perlakuannya. difabel dianggap sebagai sebuah aib, dan harus disembunyikan dari kehidupan &quot;normal&quot;. dukungan dari masyarakat terhadap difabel akan sulit diperoleh ketika kondisi tersebut belum berubah, apalagi ketika permasalahan masyarakat dewasa ini semakin kompleks. inclusive community akan terwujud ketika semua komponen dalam masyarakat mempunyai sebuah keterkaitan satu sama lain, meski hanya secara emosional
Inclusive community=
Pendampingan keluarga--&gt;pendampingan masyarakat&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Salam&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cak Fu,<br />
Penting untuk memasukkan unsur dukungan keluarga difabel dalam mewujudkan inclusive community. bagaimana masyarakat melihat difabel seringkali mengacu pada bagaimana keluarga difabel itu sendiri dalam menempatkan anggota keluarganya yang berkebutuhan khusus. Sebagian besar keluarga difabel justru seringkali menempatkan mereka sebagai sebuah beban atau karma, yang pada akhirnya membuat keluarga difabel &#8220;menyalahkan&#8221; difabel untuk kemudian tidak memperlakukannya dengan layak. Sifat tradisional masyarakat kita merupakan alasan utama munculnya pemikiran-pemikiran tersebut. atau kalo kita berbicara masyarakat modern, perbedaan hanya ada pada alasan penyebabnya, namun tidak pada perlakuannya. difabel dianggap sebagai sebuah aib, dan harus disembunyikan dari kehidupan &#8220;normal&#8221;. dukungan dari masyarakat terhadap difabel akan sulit diperoleh ketika kondisi tersebut belum berubah, apalagi ketika permasalahan masyarakat dewasa ini semakin kompleks. inclusive community akan terwujud ketika semua komponen dalam masyarakat mempunyai sebuah keterkaitan satu sama lain, meski hanya secara emosional<br />
Inclusive community=<br />
Pendampingan keluarga&#8211;&gt;pendampingan masyarakat</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
