<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Santun(an)</title>
	<atom:link href="http://cakfu.info/2008/02/santunan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cakfu.info/2008/02/santunan/</link>
	<description>Berbagi Gagasan untuk Membangun Kesetaraan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jun 2010 11:38:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: desi</title>
		<link>http://cakfu.info/2008/02/santunan/comment-page-1/#comment-7647</link>
		<dc:creator>desi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 03:28:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=73#comment-7647</guid>
		<description>&lt;p&gt;Assalamualaikum wr.wb.
untuk temanku yg difabel ...Allah SWT tidak akan pernah memberikan cobaan bila kita tidak dapat menghadapinya..apalah arti harga diri dimata manusia bila kita tidak bernilai apapun dihadapanNya.Apapun keadaan fisik kita..kita harus tetap kuat dan sabar, karena dengan kuat&amp;sabar mungkin salahsatu cara kita beribadah padaNya selain ibadah ritual yang lain. Tidak usah pusing berfikir bgmn org memandang kita baik dari sikap ataupun santunan, yg penting kita melakukan yg terbaik utk org2 disekitar kita semaksimal mngkn kita bisa.Tdk usah tersinggung ketika kita disantuni, itu hak org lain memperlakukan org2 disekitarnya..stiap rasa sakit hati..obatilah dgn doa agar kita bs tetap kuat,Allah Maha mendengar dan Maha melihat.Manusia diciptakan bukan utk mengeluh..tapi hanya utk IBADAH...
&quot; Dan tidak aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku &quot; (QS.51:56)
teman2 yg mngkn mau berbagi, bisa kirim2an email ke de_yo_ro@yahoo.com.ditungguuu..:)&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr.wb.<br />
untuk temanku yg difabel &#8230;Allah SWT tidak akan pernah memberikan cobaan bila kita tidak dapat menghadapinya..apalah arti harga diri dimata manusia bila kita tidak bernilai apapun dihadapanNya.Apapun keadaan fisik kita..kita harus tetap kuat dan sabar, karena dengan kuat&amp;sabar mungkin salahsatu cara kita beribadah padaNya selain ibadah ritual yang lain. Tidak usah pusing berfikir bgmn org memandang kita baik dari sikap ataupun santunan, yg penting kita melakukan yg terbaik utk org2 disekitar kita semaksimal mngkn kita bisa.Tdk usah tersinggung ketika kita disantuni, itu hak org lain memperlakukan org2 disekitarnya..stiap rasa sakit hati..obatilah dgn doa agar kita bs tetap kuat,Allah Maha mendengar dan Maha melihat.Manusia diciptakan bukan utk mengeluh..tapi hanya utk IBADAH&#8230;<br />
&#8221; Dan tidak aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku &#8221; (QS.51:56)<br />
teman2 yg mngkn mau berbagi, bisa kirim2an email ke <a href="mailto:de_yo_ro@yahoo.com.ditungguuu">de_yo_ro@yahoo.com.ditungguuu</a>..:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arief_ridwan</title>
		<link>http://cakfu.info/2008/02/santunan/comment-page-1/#comment-7590</link>
		<dc:creator>Arief_ridwan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2008 08:24:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=73#comment-7590</guid>
		<description>&lt;p&gt;memang tidak mudah... memandang kecacatan itu tidak bisa hanya sebatan melihat dengan mata... yang kasat mata memang berupa kecatatan fisik... tetapi... kecacatan non fisik justru lebih banyak... dan bisa jadi lebih serius... cacat hati... cacat psikologis... cacat mental... (itupun ada yang organik dan non organik)... sepertinya allah tidak berkehendak memberikan suatu ujian jika tidak dengan jalan keluarnya...
semestinya... kecacatan itu sendiri memang harus dapat diberikan penilaian secara kualitatif dan kuantitatif... sehingga... akan menjadi lebih jelas... mana yang semestinya harus mendapat santunan... dan mana yang semestinya mendapatkan pemberdayaan... dan itu akan menjadi tanggung jawab kita semua... bersama... dan interdisipliner... 
saya... juga salah seorang yang diuji dengan kecatatan fisik... berusaha untuk bersikap seimbang... antara memikirkan keakuanku... dengan juga memikirkan bgm orang lain semestinya memerlakukanku...
wah... ntar komentarnya jadi curahan hati dong...&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang tidak mudah&#8230; memandang kecacatan itu tidak bisa hanya sebatan melihat dengan mata&#8230; yang kasat mata memang berupa kecatatan fisik&#8230; tetapi&#8230; kecacatan non fisik justru lebih banyak&#8230; dan bisa jadi lebih serius&#8230; cacat hati&#8230; cacat psikologis&#8230; cacat mental&#8230; (itupun ada yang organik dan non organik)&#8230; sepertinya allah tidak berkehendak memberikan suatu ujian jika tidak dengan jalan keluarnya&#8230;<br />
semestinya&#8230; kecacatan itu sendiri memang harus dapat diberikan penilaian secara kualitatif dan kuantitatif&#8230; sehingga&#8230; akan menjadi lebih jelas&#8230; mana yang semestinya harus mendapat santunan&#8230; dan mana yang semestinya mendapatkan pemberdayaan&#8230; dan itu akan menjadi tanggung jawab kita semua&#8230; bersama&#8230; dan interdisipliner&#8230;<br />
saya&#8230; juga salah seorang yang diuji dengan kecatatan fisik&#8230; berusaha untuk bersikap seimbang&#8230; antara memikirkan keakuanku&#8230; dengan juga memikirkan bgm orang lain semestinya memerlakukanku&#8230;<br />
wah&#8230; ntar komentarnya jadi curahan hati dong&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
