ANUGRAH 2
Seperti yang telah saya ceritakan pada ANUGRAH 1 bahwa saya sangat menikmati masa kecil saya sebagaimana anak – anak pada umumnya. Saya bermain bersama dengan teman sebaya tanpa perasaan minder. Hal ini sangat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua terhadap diri saya pada masa kanak – kanak. Orang tua saya tidak membedakan antara saya dengan adik – adik saya.
Sebagai orang tua, ayah dan ibu saya punya keinginan agar anaknya (saya) dapat “sembuh” dan menjadi sebagaimana anak – anak pada umumnya. Ayah saya khususnya yang punya keinginan besar agar saya dapat kembali normal. Banyak usaha yang telah dilakukan oleh ayah saya untuk mengusahakan kesembuhan saya. Sudah tidak terhitung berapa dukun, para normal, hingga kyai, dan dokter yang telah kami kunjungi, namun semuanya nihil.
(more…)
