<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: ANUGRAH 2</title>
	<atom:link href="http://cakfu.info/2008/03/anugrah-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cakfu.info/2008/03/anugrah-2/</link>
	<description>Berbagi Gagasan untuk Membangun Kesetaraan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jun 2010 11:38:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: vera</title>
		<link>http://cakfu.info/2008/03/anugrah-2/comment-page-1/#comment-9576</link>
		<dc:creator>vera</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 07:54:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=77#comment-9576</guid>
		<description>&lt;p&gt;Amazing, after I finished my reading in this article I say: GOD ALMIGHTY. Mengapa? Karena membaca artikel ini seperti membaca kisah tentang hidup saya sendiri. Sangat mirip sekali, kaki saya pincang dan mama saya guru SD juga. dulu saya kira yang punya kisah hidup penuh tekanan akibat kaki yang tidak sempurna hanya saya saja di dunia ini. Memang hanya pemberontakan yang harus dan mesti dilakukan agar terlepas dari penjara belas kasihan yang hanya membuat kita jadi tidak bisa apa-apa. Karena &quot;pemberontakan&quot; terhadap stigma yang diberikan orang sekeliling saya yang mengatakan bahwa saya tidak mampu untuk bekerja di kantor karena kaki saya pincang yang membuat saya sekarang bisa bekerja di kantor dan dapat memenuhi kebutuhan hidup saya sendiri. Dan pemberontakan itu harus saya lakukan terus menerus saya lakukan karena stigma bahwa &quot;saya tidak bisa&quot; itu terus nempel di otak orang sekeliling saya sehingga saya harus terus membuktikan bahwa &quot;saya bisa dengan cara yang berbeda&quot; So help me GOD. He is the source of my strength.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Amazing, after I finished my reading in this article I say: GOD ALMIGHTY. Mengapa? Karena membaca artikel ini seperti membaca kisah tentang hidup saya sendiri. Sangat mirip sekali, kaki saya pincang dan mama saya guru SD juga. dulu saya kira yang punya kisah hidup penuh tekanan akibat kaki yang tidak sempurna hanya saya saja di dunia ini. Memang hanya pemberontakan yang harus dan mesti dilakukan agar terlepas dari penjara belas kasihan yang hanya membuat kita jadi tidak bisa apa-apa. Karena &#8220;pemberontakan&#8221; terhadap stigma yang diberikan orang sekeliling saya yang mengatakan bahwa saya tidak mampu untuk bekerja di kantor karena kaki saya pincang yang membuat saya sekarang bisa bekerja di kantor dan dapat memenuhi kebutuhan hidup saya sendiri. Dan pemberontakan itu harus saya lakukan terus menerus saya lakukan karena stigma bahwa &#8220;saya tidak bisa&#8221; itu terus nempel di otak orang sekeliling saya sehingga saya harus terus membuktikan bahwa &#8220;saya bisa dengan cara yang berbeda&#8221; So help me GOD. He is the source of my strength.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fathan</title>
		<link>http://cakfu.info/2008/03/anugrah-2/comment-page-1/#comment-9335</link>
		<dc:creator>Fathan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 08:47:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=77#comment-9335</guid>
		<description>&lt;p&gt;Trima kasih Cak Fu, tulisan sampean menggugah dan menyadarkan saya bagaimana seharusnya saya dan kita bersikap terhadap para difable. Memang banyak ungkapan yg sebenarnya dimaksudkan baik tp tanpa disadari justru berpengaruh negatif terhadap psikologis anak2 (difable). Tulisan sampean dah mengingatkan kita.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Trima kasih Cak Fu, tulisan sampean menggugah dan menyadarkan saya bagaimana seharusnya saya dan kita bersikap terhadap para difable. Memang banyak ungkapan yg sebenarnya dimaksudkan baik tp tanpa disadari justru berpengaruh negatif terhadap psikologis anak2 (difable). Tulisan sampean dah mengingatkan kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ninik</title>
		<link>http://cakfu.info/2008/03/anugrah-2/comment-page-1/#comment-9226</link>
		<dc:creator>ninik</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 06:44:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=77#comment-9226</guid>
		<description>&lt;p&gt;Hallo Cak Fu, kenalin saya difabel dari jogja. Hampir sama dengan pengalaman Njenengan, saya juga difabel, katanya sih polio kaki kiri sejak umur 1,5 th. (Tahun lahir kita juga sama. Mungkin memang waktu itu ada wabah ya?)Sama persis, panas, terus disuntik. Pengalaman masa kecil hampir sama, tapi agak berbeda. Justru saya dulu terlalu banyak dilarang, jadinya waktu itu saya jadi sangat tergantung dengan orang lain. Dari sekolah, sampe kuliah selalu tergantung orang yang ngantar jemput. Wah gak enak benar rasanya, gak merdeka. Saya mulai punya keberanian sedikit demi sedikit ketika saya mulai aktif di Dria Mamunggal, dan bertemu dengan banyak teman difabel. Sekarang saya sudah gak tergantung orang lain lagi untuk pergi ke manapun. Motor roda 3 saya siap menemani saya, kapan pun, kemanapun. Sebuah catatan, bahwa maksud baik dari orang tua difabel yang serba ngeman pada anaknya, overprotektif, dengan alasan gak tega, ternyata malah akan menjerumuskan si anak nanti untuk terpola pada ketergantungan. Sekian, n salam sukses dari Jogja.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo Cak Fu, kenalin saya difabel dari jogja. Hampir sama dengan pengalaman Njenengan, saya juga difabel, katanya sih polio kaki kiri sejak umur 1,5 th. (Tahun lahir kita juga sama. Mungkin memang waktu itu ada wabah ya?)Sama persis, panas, terus disuntik. Pengalaman masa kecil hampir sama, tapi agak berbeda. Justru saya dulu terlalu banyak dilarang, jadinya waktu itu saya jadi sangat tergantung dengan orang lain. Dari sekolah, sampe kuliah selalu tergantung orang yang ngantar jemput. Wah gak enak benar rasanya, gak merdeka. Saya mulai punya keberanian sedikit demi sedikit ketika saya mulai aktif di Dria Mamunggal, dan bertemu dengan banyak teman difabel. Sekarang saya sudah gak tergantung orang lain lagi untuk pergi ke manapun. Motor roda 3 saya siap menemani saya, kapan pun, kemanapun. Sebuah catatan, bahwa maksud baik dari orang tua difabel yang serba ngeman pada anaknya, overprotektif, dengan alasan gak tega, ternyata malah akan menjerumuskan si anak nanti untuk terpola pada ketergantungan. Sekian, n salam sukses dari Jogja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: alhakim</title>
		<link>http://cakfu.info/2008/03/anugrah-2/comment-page-1/#comment-8542</link>
		<dc:creator>alhakim</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 05:51:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=77#comment-8542</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Ternyata yang ada dalam bungkusan tersebut adalah tujuh butir gotri&lt;/blockquote&gt;

&lt;p&gt;Masya Allah... ternyata cara penyembuhan dukun memang tidak masuk akal. 
Kalau saya dulu pernah disuruh makan otak monyet. Tapi, untungnya ortu saya Menolak nya. Kalau pengalaman alternatif saya yang berkesan adalah dengan seoran kyai di jombang (mbah susilo). Dari beliau saya akhirnya bisa jalan (dari sebelumnya pakai kursi)&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Ternyata yang ada dalam bungkusan tersebut adalah tujuh butir gotri</p></blockquote>
<p>Masya Allah&#8230; ternyata cara penyembuhan dukun memang tidak masuk akal.<br />
Kalau saya dulu pernah disuruh makan otak monyet. Tapi, untungnya ortu saya Menolak nya. Kalau pengalaman alternatif saya yang berkesan adalah dengan seoran kyai di jombang (mbah susilo). Dari beliau saya akhirnya bisa jalan (dari sebelumnya pakai kursi)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: desi</title>
		<link>http://cakfu.info/2008/03/anugrah-2/comment-page-1/#comment-8397</link>
		<dc:creator>desi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 05:11:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cakfu.info/?p=77#comment-8397</guid>
		<description>&lt;p&gt;Subhanallah....Allah tidak akan menguji suatu kaum diluar batas kemampuannya...&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah&#8230;.Allah tidak akan menguji suatu kaum diluar batas kemampuannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
