Revitalisasi Gerakan Difabel di Indonesia
Gerakan Difabel di Masa Reformasi 98
Gerakan Reformasi 1998 menjadi sebuah momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk melakukan perubahan. Namun sayangnya gerakan reformasi hanyalah jargon, bukan proses penggantian sistem dan penggantian dengan aktor politik yang berintegritas. Sehingga reformasi menjadi gagal karena telah ditunggangi oleh kepentingan subjektif para oportunis politik dan lemahnya kontrol gerakan civil society yang berkelanjutan.
Gerakan reformasi yang diharapkan dapat menjadi pintu gerbang bagi perbaikan nasib bangsa justeru sekarang dirasakan oleh banyak pihak telah menjadi gurita yang menjerat kehidupan rakyat kecil. Reformasi telah menumbuh kembangkan prilaku koruptif di segala lini tanpa terkendali serta memperlebar jurang kesenjangan sosial di masyarakat.
Era reformasi 1998 juga dimanfaatkan oleh kelompok aktivis difabel sebagai momentum untuk membangun visi pergerakan difabel yang selama masa pemerintahan Orde Baru telah mengalami pemandulan. Pada dasarnya benih gerakan difabel di Indonesia telah bersemi sebelum gerakan reformasi dikumandangkan. Pada masa itu bermunculan para difabel yang telah memiliki pemikiran kritis terhadap kondisi yang terjadi, namun pemikiran kritis tersebut banyak yang belum terlembagakan dengan resmi.
(more…)
