<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.9.2" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Cak Fu</title>
	<link>http://cakfu.info</link>
	<description>Berbagi Gagasan untuk Membangun Kesetaraan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Dec 2009 01:35:31 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Ironi Peringatan Hari Difabel Internasional</title>
		<description><![CDATA[Hari ini saya dikabari teman-teman dari Jakarta kalau dalam rangka memperingati International Disability Day 2009, teman-teman difabel di Jakarta diundang ke Istana Wapres untuk bertemu dengan Wapres baru bapak Budiono. Beberapa teman terlihat sangat senang, bahkan ada salah seorang teman yang update status FBnya kalau dia akan ke Istana Wapres. He..he..gak apa mungkin pengalaman pertama [...]]]></description>
		<link>http://cakfu.info/2009/12/ironi-peringatan-hari-difabel-internasional/</link>
			</item>
	<item>
		<title>DIFABEL = PRODUK GAGAL?</title>
		<description><![CDATA[Suatu hari saya berdialog dengan seorang teman santri senior ketika masih nyantri di Tambakberas Jombang. Saya bertanya kepadanya ;”Apakah Anda percaya Allah SWT Maha Sempurna?”. Kemudian teman saya menjawab,”Ya, saya percaya!”. Kemudian saya bertanya kepadanya, “Jika Allah Maha Sempurna, tapi kenapa saya terlahir difabel (cacat)?”. Sejenak teman saya terdiam dan kemudian dia menjawab”, itu sifat [...]]]></description>
		<link>http://cakfu.info/2009/01/difabel-produk-gagal/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Dilema Pendidikan Inklusi</title>
		<description><![CDATA[Seorang sahabat yang berprofesi sebagai guru di sebuah SMU Negeri di Surabaya bercerita pada saya bahwa dia merasa sangat kesulitan untuk menerangkan mata pelajaran kimia kepada salah satu siswanya yang tuna netra di kelasnya. Di satu sisi dia merasa sangat kesulitan dan sepertinya hampir putus asa, namun di sisi lain dia merasa bahwa tanggungjawabnya adalah [...]]]></description>
		<link>http://cakfu.info/2008/07/dilema-pendidikan-inklusi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pilgub dan Nasib Kaum Difabel*</title>
		<description><![CDATA[Seminggu yang lalu saya bertanya kepada salah seorang teman difabel tentang siapa calon gubernur favoritnya. Ternyata jawabnya di luar dugaan saya, teman saya tersebut tidak memilih satupun cagub dan cawagub Jatim yang sekarang lagi sering muncul di media masa. Ketika saya tanya alasannya, teman saya tadi menjawab sangat sederhana,”Karena dari dulu hingga sekarang tidak satupun [...]]]></description>
		<link>http://cakfu.info/2008/04/pilgub-dan-nasib-kaum-difabel/</link>
			</item>
	<item>
		<title>ANUGRAH 2</title>
		<description><![CDATA[Seperti yang telah saya ceritakan pada ANUGRAH 1 bahwa saya sangat menikmati masa kecil saya sebagaimana anak – anak pada umumnya.  Saya bermain bersama dengan teman sebaya tanpa perasaan minder. Hal ini sangat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua terhadap diri saya pada masa kanak – kanak. Orang tua saya tidak membedakan antara saya [...]]]></description>
		<link>http://cakfu.info/2008/03/anugrah-2/</link>
			</item>
	<item>
		<title>ANUGRAH 1</title>
		<description><![CDATA[Kali ini saya akan menuliskan sebuah rangkaian artikel secara bersambung yang berkisah tentang perjalanan hidup pribadi, perjalanan ideology, serta perjalanan spiritual saya dalam pergulatan dengan kehidupan sebagai seorang difabel. Saya merasa perlu untuk menuangkan rekaman hidup saya ke dalam tulisan di web ini karena saya melihat bahwa perjalan hidup pribadi saya sebagai seorang difabel merupakan [...]]]></description>
		<link>http://cakfu.info/2008/02/anugrah-1/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Santun(an)</title>
		<description><![CDATA[Seorang teman difabel saya mintai pendapatnya jika ada seseorang memberikan bantuan cuma-cuma kepadanya berupa uang. Kemudian teman saya berkomentar,”ya wajar mas, kita kan difabel. Itu sudah menjadi kewajiban mereka untuk membantu yang lemah seperti kita”.
Saya sejenak terdiam dan kemudian mencoba untuk bertanya kembali,”apa Anda tidak merasa tersinggung dengan sikap orang tersebut?”. Teman saya menjawab,”lho kenapa [...]]]></description>
		<link>http://cakfu.info/2008/02/santunan/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Special Needs of Disabled People in Disaster Situation</title>
		<description><![CDATA[Disasters not only have an impact on persons with existing disabilities but may also create a new generation of disabled. Disabled people are recognised in humanitarian assistance as a vulnerable group, together with other vulnerable groups such as women, children, elderly people, and people living with HIV/AIDS (PLWH/A). Each vulnerable group may suffer specific disadvantages [...]]]></description>
		<link>http://cakfu.info/2008/01/special-needs-of-disabled-people-in-disaster-situation/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Disabled People and Comprehensive Security</title>
		<description><![CDATA[The needs of disabled survivors can be analysed using the six dimensions of comprehensive security. to show that there is indeed a lack of these security elements in their lives. Comprehensive security is defined as the absence of threats against the physical and functional well-being and their form of political and social organisation.
The first dimension [...]]]></description>
		<link>http://cakfu.info/2008/01/disabled-people-and-comprehensive-security/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Framework Analysis of Comprehensive Security</title>
		<description><![CDATA[There are two approaches used in the analytical framework of Comprehensive Security, based on the strategic interaction among the actors – the Normative Approach and the Subjective Approach . The Normative (Top-Down) point of view is based on the ideal of achieving universal values like human rights, freedom from fear and freedom from wants. The [...]]]></description>
		<link>http://cakfu.info/2008/01/framework-analysis-of-comprehensive-security/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
